Sejarah Diriku




Category: Produk
Hidup bisa terasa sulit bagi satu-satunya gadis berkulit cokelat di kelas yang penuh dengan siswa kulit putih. Ketika guru berbicara tentang perbudakan, dia bisa merasakan semua teman sekelasnya menatapnya. Ketika mereka berbicara tentang hak-hak sipil, dialah yang dibisik-bisikkan oleh anak-anak lain di taman bermain. Pada saat-saat itu, dia ingin menghilang atau meresap ke dalam tanah; dan dia bertanya-tanya, apakah itu yang kamu lihat saat menatapku?
Yang benar-benar penting adalah apa yang dia lihat saat menatap dirinya sendiri. Dia adalah cerminan dari keberanian, kekuatan, kecerdasan, dan kreativitas yang telah diwariskan dari generasi ke generasi melalui nenek moyangnya.









